Thursday, February 2, 2017

Review : Bakmi Mewah Rasa

Halo!

Aku bawain review makanan lagi nih. Kali ini adalah review dari mie instan yang sempat booming beberapa waktu yang lalu yaitu Bakmi Mewah Rasa.
Alhamdulillah akhirnya nyicip mie ini juga. 
Telat banget sih des!
Ehe.
Ya, sepert yang aku bilang beberapa entri yang lalu kalau aku emang jarang banget makan mie instan. Ini saja enggak ada rencana sama sekali untuk beli. 

Awalnya karena kelaparan habis dari kampus. Keliling melihat-lihat penjaja makanan, kok enggak ada yang sreg ya. Karena udah dicobain semua, jadi rada bosen makan yang itu-itu saja. Tercetuslah ide untuk beli mie instan ini.


Oke, langsung aja ke reviewnya ya.



Tampilan depan dan isi kemasan Bakmi Mewah Rasa

Kalau dari segi kemasan, aku suka banget sih. Hitam dan silver, kesannya elegan. Semangkuk bakmi mewah rasa yang ditampilkan pun menggoda. Cocok dengan tagline mewah mereka.

Didalam kotak, ada empat bungkusan yang berisi mie, saus sambal, kecap manis, minyak, dan daun bawang. Banyak mie sama seperti mie instan lain, tapi keritingnya lebih kecil. 

Sebenarnya agak kecewa sih, soalnya berharap kalau porsi mienya lebih banyak, ya disesuaikan dengan kotaknya lah gitu. Huhu.

Kandungan, bahan, dan cara memasak tertera di bagian belakang kemasan. Bagian belakang kemasan enggak sempat difoto, soalnya udah keburu kelaparan huhu. Tapi cara memasaknya sama kok dengan mie instan lainnya. Mie direbus bersama daun bawang, lalu setelah matang ditiriskan, campur dengan bumbu lainnya.

Bakmi Mewah Rasa setelah dimasak

Tara! Setelah menunggu sekitar 5 menit, akhirnya jadi deh. Saatnya mencicipi rasanya.

Lebay banget sih des
Tapi serius, aku memang merasa agak deg-degan saat mau makan mie ini. Secara mie ini kan booming banget ya. Jadi penasaran banget gimana sih rasanya sampai bisa diomongin dimana-mana? Enak kah? Atau sempat jadi perbincangan karena masih produk baru saja?

Ternyata memang benar kata orang, jangan menaruh ekspektasi terlalu tinggi terhadap apapun, ntar kecewanya enggak ketulungan.


Ya, aku kecewa setelah mencicipi bakmi mewah rasa ini.


Enggak bermaksud menjatuhkan, tapi (maaf) bagiku mie ini sama sekali enggak enak.


Hm. Tekstur mienya sih lumayan ya, kenyal dan lembut ketika dikunyah. Tapi minus banget di bumbunya itu loh. Enggak berasa apa-apa, campah, kayak cuma makan mie dicampur minyak doang. Aku juga bingung kenapa bisa begitu, entah karena terlalu sedikit atau emang begitu adanya.


Begitu pula daging ayamnya. Daging ayamnya asli, tapi rasanya hambar kalo di lidahku. Entah apa yang salah, padahal bumbunya udah aku campur semua loh. Bingung.


Aku sempat berpikir kok bisa ya mie ini booming?


Ah, manusia memang tidak bisa tertebak. Selera bisa beda 180 derajat, guys.


Mungkin enggak enak di lidahku, tapi bisa jadi lezat banget di lidah kalian. Huehe. Jadi, bagi yang belum pernah beli, silahkan dicicipi mienya. Siapa tahu cocok dengan selera kalian.


Apa bakal beli lagi? Kalau aku sih enggak, mending beli bakmi level tinggi di tempat langganan aja hihi. Lebih poll rasanya :p


Sampai jumpa di entri selanjutnya!


Thursday, January 26, 2017

Resep Ala Kosan : Ayam Goreng Terasi

Halo!

Karena kemarin ada request khusus dari Tiyak, aku bawakan langsung nih salah satu resep ayam goreng kesayanganku :D

Sunday, January 22, 2017

Five Love Live! Favourite Songs (Minggu Keempat)


Klik gambar untuk informasi challenge


Halo!


Akhir-akhir ini aku lagi suka-sukanya dengan Love Live! baik itu animenya maupun gamenya.


Lagu-lagunya bikin candu banget, by the way. Aku suka.



Eh, tunggu! Love Live! itu apaan sih?
  Bagi yang suka nonton anime, mungkin sudah tahu ya Love Live! itu apa. Tapi aku bakal ceritain lagi sedikit tentang apa itu Love Live!

Singkat cerita, Love Live! School Idol Project menceritakan tentang sebuah sekolah yang terancam ditutup karena terus-menerus mengalami penurunan jumlah siswa yang mendaftar setiap tahunnya. Hal itu disebabkan oleh orang-orang yang lebih memilih sekolah yang lebih popular. Tidak ingin hal itu terjadi, lalu muncul sekelompok gadis yang menjadi idol sekolah demi menyelamatkan sekolahnya agar tidak jadi tutup.

Friday, January 20, 2017

Lidahku, Lidah Indonesia (Minggu Ketiga)

Klik gambar untuk informasi challenge
Halo!

Kali ini karena temanya adalah makanan, jadi aku akan berbicara tentang makanan-makanan favoritku. Sebenarnya sih, tema yang diusung adalah food you can't live without. Tapi karena aku makan untuk hidup bukan hidup untuk makan ya aku enggak pernah berpikir aku gak bisa hidup tanpa makanan ini nih.

Aku juga enggak pernah menyediakannya khusus untuk selalu ada. Kan banyak ya misalnya si A suka banget permen, jadi permen itu harus selalu tersedia setiap waktu di sakunya.

Enggak.

Kalo gak ada makanan A ya kita cari makanan C, D, E, dst.

Hidup kita singkat dan jumlah makanan lezat itu ada banyak, jadi sayang rasanya kalau hanya mengkhususkan satu jenis makanan saja.

Thursday, January 19, 2017

Resolusi 2017 (Minggu Pertama)

Klik gambar untuk informasi challenge

Halo !

Meski sudah berjalan di minggu ketiga tapi masih kental terasa suasana tahun barunya, ya kan? Jadi, belum basi dong kalau aku ngomongin tentang resolusiku di tahun ini?


Belum basi kan?


Belumin aja lah ya.



Ehe /nyengir/
Boleh diakui kalau 2016 bukanlah tahun yang begitu baik dalam pengembangan diriku, bahkan cenderung stagnan. Mandek.

BB yoyo, masakan itu-itu saja, karya tulis nihil, skripsi tersendat, bahkan blog ini hampir mati seutuhnya.

Sunday, January 8, 2017

2016 Music Review and Recommendation : Kim Jaejoong's NO.X

Halo!

Sebelum masuk ke inti, aku mau ngucapin selamat tahun baru 2017 untuk semua pembaca. Semoga 2017 menjadi tahun yang indah untuk kita semua ya! Aamiin.


Seperti biasa, di akhir tahun para blogger berbondong-bondong nulis semacam rekapan 2016 gitu, dan topiknya beragam. Ngelihat itu aku jadi mau berbagi juga dong. Kali ini tentang lagu-lagu indah yang menemaniku sepanjang tahun 2016. 


Karena ada banyak sekali lagu-lagu yang rilis dan masuk kategori "this is my jam" di 2016, jadi aku putuskan untuk membaginya jadi beberapa entri nantinya. 


Sebenarnya sih, entri ini mau aku pos tanggal 30 desember lalu.


Kenapa 30 Desember? 



Karena di hari itu si empunya album, Jaejoong akhirnya pulang dari wajib militer yang udah dijalankan kurang lebih 21 bulan lamanya. Jadi, niatnya sih sekalian gitu. Buat entri pengisi blog baru dalam rangka penyambutan, sekalian belajar ngereview album, terus sekalian juga berbagi ke orang-orang lagu-lagu kesukaanku. Siapa tahu ada yang belum tahu jadi kecantol juga, kan asyik.