Monday, November 18, 2013

Tidak bisa

Ingin rasanya memutar waktu ke seminggu yang lalu.

Senin, 11 November 2013.

Kita pulang bersama, jalan beriringan, canda tawa lepas tanpa penghalang.. sikapmu yang manis dan debaran aneh yang terus kurasa. Ah, Aku jatuh cinta. Manis sekali.

Sekarang tepat seminggu sesudahnya, keadaan sudah berbeda total.

Ini rumit.

Aku ingin kayak dulu.

Disaat dimana kita dengan betahnya bercengkrama berdua.

Let it flow, let it flow, let it flow des!!!!

Katanya let's back like how we used to be.
Tapi nyatanya untuk duduk bersama saja tadi rasanya sulit sekali.
Gimana kita bisa balik lagi kayak dulu?

Tahu seperti ini mungkin lebih baik apa yang kita lakukan tidak pernah terjadi.
Tahu seperti ini mungkin lebih baik waktu itu aku enggak paksa kamu ngomong.
Tahu seperti ini mungkin lebih baik kalau aku dulu lebih keras berusaha mengabaikan apa yang aku rasa.

Karena sebenarnya sebelum ini aku enggak peduli kamu mau balas perasaan aku apa enggak, yang penting kita bisa sama-sama terus. Ketawa sama-sama, nangis sama-sama, berbagi cerita sama-sama. Ya, sebelum ini.

Egois? iya.

Wajar kalau waktu itu aku bahagia bukan kepalang, wajar kalau saat ini aku cuma bisa nangis tiap ingat kata-kata itu.

....


Sudahlah, mau dikata apa semua sudah terjadi.

Satu hal yang aku pengen sekarang, aku enggak mau kita berdua jadi jauh.




Satu, dua, tiga.

Tembokin hati, tembokin muka.

Aku sayang kau, aku gak peduli pokoknya aku gak mau kita berdua jadi jauh.
 

Dak biso nian yo kalo kito samo-samo?

No comments:

Post a Comment