Sunday, September 15, 2013

Kacamata

Hei kamu. Ya kamu.
Aku merindukanmu, kau tahu?

Kangen. Kangen. Kangen.

Aku tahu aku sama sekali enggak punya hak berkata seperti ini.

Jangankan itu, mungkin untuk merindukanmu saja kurasa aku tidak berhak.

Jujur aku iri dengan salah satu temanku yang bisa meluapkan kerinduannya pada 'seseorang' tanpa rasa khawatir.

Kamu tidak merasa terganggu kan?

Aku enggak tahu apa ini bisa dikategorikan sebagai sebuah perkembangan. Tapi aku sadar aku menemukan diriku sering merasa khawatir saat melihatmu berbicara dengan yang lain. Bahkan ada beberapa kata-kata yang kau lontarkan di akun sosial media-mu yang membuat jantungku tak keruan. ENTAHLAH (-_-)

Masa sih aku cemburu? (-_-)

Memang aku ini siapa? Hemmm :3

Jum'at kemarin, aku kebetulan tidak ada kelas. Tapi karena kesepian di kosan, akhirnya aku pergi ke Ilkom. Rencananya sih cuma mau wifi-an gratis sekalian makan siang bareng teman kelas B yang hari itu kuliah. Eh enggak disangka malah ketemu kamu xD

Kacamata!

Saking kagetnya, aku cuma bisa terpaku dibelakangmu loh. Kamu nyadar gak?

Tolong jangan dilepas.. jangan!! Ah~ aku belum lihat dari depan!!!!! (;;A;;)

Huahahahahaha!! XD

Sudahlah, masih ada lain kali. Semoga.

Hemmm :3

Maaf sudah lancang menyebutmu 'kamu' sedangkan sudah jelas dirimu lebih tua dariku. Jika kau kebetulan membaca ini, tolong jangan terlalu dipikirkan. Ini hanyalah sebuah curhatan sederhana yang terus memaksa ingin dikeluarkan malam ini. 

Okay then. 
Selamat malam, kakak.

desty@nurmadestyanggraeni.blogspot.com

2 comments:

  1. hmm... seems you are secret admirer for ur senoir huh ? haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yeah... (._.) it isn't a secret anymore since he already know it. hol -,-

      Delete