Wednesday, September 4, 2013

Gelisah

Insomnia kembali menyerang. Sumpah aku enggak tahu harus ngapain kalau sudah kayak gini. Pukul lima pagi, itu artinya sudah tujuh jam berlalu dari jam tidur normalku saat aku mengetik kalimat ini.

Jujur aku paling enggak suka kalau insom-ku datang. Mau ngapain juga pasti bakal berakhir mengenaskan. Skemanya sih, begini : Gak bisa tidur --> Baca buku --> Bosen --> beralih ke laptop --> nonton Conan --> bosan sendiri --> buka-buka file-file lama di laptop atau buka dasbor blog --> stuck di tulisan-tulisan ataupun hal-hal berbau kenangan --> sedih sendiri. Persis dengan apa yang aku lakuin beberapa menit yang lalu.

Selalu begitu.

Dan biasanya kalau mood aku sudah berantakan gini, aku mau ngapain aja pasti salah. Serba salah. Aku mulai uring-uringan sendiri, dan biasanya aku bakal meluap di twitter dengan segala kalimat penuh kegalauan yang justru malah 'membunuh' diriku sendiri pada akhirnya.

Kegelisahanku malam ini bertambah satu.

Bahkan gerimis yang datang malam ini sebagai salah satu penanda rahmat Allah tak luput dari kekesalan pikiranku. Kehadiran mereka seakan jadi ejekan untukku. Seolah-olah berkata, "Selamat datang kembali pada lingkaran suram kesedihan pikiran yang engkau ciptakan sendiri ^_^".

Dan satu kebiasaanku yang aku tau amat sangat buruk tapi entah kenapa enggak bisa aku tahan. Mau ngapain aja awalnya, it must be ended by scrolling my own blog pages, read all old posts that I've written all this time.  Pasti.


Kam to the pret.

Ini nih yang sebenarnya 'membunuh'-ku. Tahu sendiri kan betapa fullcolor-nya postinganku selama april-mei-juni-juli lalu dan betapa mengenaskannya semua itu berakhir di awal agustus. Dan akhirnya semua kembali bergelayut dalam pikiran ini. Nyari mati? Emang.


Kalo gitu kenapa enggak dihapus aja tuh semua postingan yang bikin kau sedih, des? Susah amat.
Bukan Desty namanya kalau enggak ngeyel. Opsi itu udah ribuan kali hinggap dipikiranku dan pasti bakal berakhir begini, "gak ah, sayang."

Emang sayang, kan? Biarkan ajalah. Anggap saja ini semua sebagai arsip, sebagai bukti bagaimana perjalanan pendewasaan aku. Jadi beberapa tahun mendatang aku masih bisa bacanya dan pasti bakalan mikir "oalah gini toh aku waktu itu".

Ngeyel toh?

Mati mati deh. Hahaha.

Psst satu lagi. Sebenarnya penyebab gelisahku malam ini bukan A-kun lagi loh. Ya, bisa dibilang orang yang aku sebut-sebut di dua postingan terakhirku kemarin. Pokoknya ini orang benar-benar bikin enggak tenang deh malam ini, sumpah.Pikiranku penuh dia hahaha.

Oke deh, selamat aja buat diriku.

Selamat des, alasan kegelisahanmu bertambah satu. Selamat menikmati :D

desty@nurmadestyanggraeni.blogspot.com
 

 

No comments:

Post a Comment