Wednesday, June 12, 2013

Waktu yang tepat

Gak perlu lah ya ngejelasin gimana bengkaknya mataku saat ini.

Gila.
Gila
Gila
Ini benar-benar gila.

Aku enggak tahu kalau pada akhirnya aku bakal 'sejatuh' ini. Dulu aku juga pernah mengalami hal seperti ini, tapi yang sekarang, kurasa jauh lebih parah.

Dulu memang sakit, tapi gak sesakit ini. Aku yang sekarang enggak bisa secuek dulu, bro. Sebentar lagi aku 18 dan sesuatu yang bisa disebut 'insting seorang wanita' tanpa disadari sudah muncul didalam diri -_-

Dan ini benar-benar membuatku susah.

Entah kekuatan dari mana akhirnya dengan mem-babu-buta aku berhasil mengungkapkan perasaanku, dan yang lebih gilanya lagi aku juga menanyakan keberadaan sebuah 'kesempatan'.

Aku sok berani

Tapi tetap saja hasil akhirnya udah ketebak.

Aku-patah-hati.

Well, dari awal aku juga udah tahu akhirnya bakal gini.

Mati. Inilah yang namanya bunuh diri.

Sekarang mau apalagi?
Segala urusan telah selesai,  semua yang ingin aku ungkapkan sudah tersampaikan.
Seharusnya aku bisa tersenyum lega sekarang, yeah.

Aku bisa bertingkah ceria, tertawa terbahak-bahak tapi aku enggak bisa mengabaikan rasa sakit ini Kasihan sekali jantungku, semalam dia benar-benar menderita gara-gara aku.

Ya Allah, selamatkan jantungku

Sekali lagi enggak perlu lah ya ngejelasin gimana bengkaknya mataku saat ini.
Untuk apa aku jelaskan? Toh tak ada yang peduli?

 "Sebenarnya kami juga suko dengan kakak"

Manis sekali. Bahkan disaat terakhir pun kau masih mau menyenangkan hatiku. Makasih, kau benar-benar baik ndre :)

"Tapi, sudah ada orang lain.. maaf kami dak biso"

Beruntungnya dia.

"Semoga orang yang kau sukai bisa menyukaimu dan membahagiakanmu lebih dari apa yang aku bisa"

Tapi, diatas semua ini satu hal yang aku tahu pasti. Aku enggak akan pernah menyesali apa yang sudah aku lakukan. Tidak akan pernah. Ini terlalu berharga buat disesali, ya kan?

Seandainya aku diberi kesempatan..

Ah sudahlah, toh pada akhirnya aku memang harus pergi. Hahaha.

Kakak pergi, jangan nyesal ya ;)

Aku enggak tahu apa yang akan terjadi kedepan. Kita tahu kalau hidup itu penuh kejutan. Ada banyak hal yang terjadi, yang enggak pernah terduga sebelumnya. Jadi.. kurasa sah-sah saja kan jika aku berdoa. Semoga kelak kita akan dipertemukan pada saat yang tepat. Kalau bukan sekarang, mungkin lain kali? Siapa yang tahu? ;)

Aku bakal tetap suka kok, tapi aku juga tidak bisa menjamin sampai kapan bisa bertahan")b Semoga kita benar-benar menemukan waktu yang tepat ya, Junpei-kun?


No comments:

Post a Comment